Web Programming Spring Boot Java Backend Microservices

Belajar Spring Boot: Arsitektur Microservices & Skala Global

Tinggalkan arsitektur lawas. Bangun infrastruktur Backend kelas kakap menggunakan Spring Boot. Kuasai Microservices, Spring Security JWT, Docker, dan ORM Database.

Heru Iryanto
Heru Iryanto
Teacher, Content Creator and Full-Stack Developer

Jika Anda sudah menguasai Java murni dan sintaks berorientasi objek (OOP), maka bersiaplah melompat ke dimensi pengembangan perangkat lunak yang digunakan oleh raksasa teknologi dunia.

Spring Boot bukan sekadar framework. Ia adalah mesin industri tak terkalahkan yang menggerakkan infrastruktur jutaan transaksi per detik di bank nasional, E-Commerce (Tokopedia/Shopee), hingga sistem pesan instan berskala global. Di kurikulum tingkat tinggi ini, kita tidak lagi membuang waktu membahas logika “If-Else”. Kita akan membangun infrastruktur peluncuran roket sungguhan.

Apa yang akan saya pelajari ?

  • Injeksi Ketergantungan (IoC): Membedah siklus hidup Bean dan menyerahkan kekuasaan penciptaan objek murni kepada mesin Spring Container.
  • Penyatuan Database (Hibernate ORM): Membuang kueri SQL manual yang rentan diretas. Memetakan Class Java langsung ke tabel relasional Database secara otomatis menggunakan Spring Data JPA.
  • Benteng Keamanan (Spring Security & JWT): Tidak ada peretas yang bisa masuk. Anda akan merakit sistem otentikasi API stateless menggunakan tiket kriptografi rahasia (JSON Web Token).
  • Penangkap Bencana Terpusat: Merancang penanganan Error Global (@ControllerAdvice) agar aplikasi Anda tidak pernah Crash dan selalu memberikan balasan JSON yang cantik.
  • Arsitektur Microservices: Membunuh aplikasi Monolitik raksasa. Memecah Backend menjadi potongan-potongan layanan kecil (layanan Pembayaran, layanan User) yang saling berbicara melalui REST Client (OpenFeign).
  • Asinkronus & Antrean (Message Broker): Menggunakan Apache Kafka / RabbitMQ untuk memproses puluhan ribu notifikasi tanpa membuat layar pengguna Loading terlalu lama.
  • Pengiriman Pelabuhan (Docker): Membungkus utuh aplikasi beserta sistem operasinya ke dalam sebuah “Kontainer” pengiriman, memastikan bahwa aplikasi akan berjalan identik di Laptop Anda maupun di Server AWS.

Project apa yang akan saya buat ?

Ini adalah simulasi proyek industri sungguhan.

Pada akhir kurikulum ini, Anda akan mendesain sebuah arsitektur E-Commerce Microservices. Anda tidak akan membuat satu aplikasi utuh, melainkan 3 aplikasi terpisah: Auth-Service (Sistem gembok JWT), Product-Service (Katalog Barang), dan Order-Service (Transaksi Pembelian). Anda akan menjahit ketiga sistem terpisah tersebut menggunakan API dan membungkus semuanya ke dalam kontainer Docker untuk diluncurkan ke jagat internet!


💎 Materi

Berikut ini adalah silabus kurikulum Spring Boot Arsitektur Microservices. Pasang sabuk pengaman Anda. Mari retas batasan skala, dan bangun arsitektur yang tahan banting melayani jutaan pengguna di seluruh dunia! 🍃🚀


    Belajar Spring Boot: Arsitektur Microservices & Skala Global Rp 0 Rp 199.000 / tahun 🍔 Belajar Sekarang