Belajar PHP & MySQL #2: Variabel, Tipe Data dan Array

Heru Iryanto
Heru Iryanto
Teacher, Content Creator and Full-Stack Developer

Sebuah program komputer sejatinya hanyalah alat pencerna data. Program menerima data, memprosesnya dengan logika, dan menampilkannya kembali ke layar. Namun, saat proses berlangsung, komputer membutuhkan wadah sementara untuk menyimpan data tersebut di dalam memori (RAM).

Wadah sementara ini disebut Variabel.

1️⃣ Mendeklarasikan Variabel (Simbol Dolar $)

Di PHP, setiap nama variabel WAJIB diawali dengan simbol Dolar ($). Anda bisa menganggap simbol $ ini sebagai kardus penyimpan.

Aturan Penamaan Kardus:

  • Tidak boleh diawali dengan angka (Contoh salah: $1nama).
  • Tidak boleh mengandung spasi (Gunakan garis bawah/ underscore. Contoh benar: $nama_lengkap).
  • Sangat sensitif terhadap huruf besar/kecil (Case-sensitive). $umur dan $Umur dianggap sebagai dua kardus yang berbeda!

Mari kita buat file baru variabel.php di dalam folder htdocs/belajar_php dengan isi sebagai berikut:

<?php
  // Membuat kardus bernama $nama dan mengisinya dengan teks "Budi"
  $nama = "Budi Santoso";
  
  // Membuat kardus bernama $umur dan mengisinya dengan angka 25
  $umur = 25;
  
  // Memanggil kardus tersebut agar isinya tercetak di layar
  echo "Halo, nama saya " . $nama . ". Umur saya " . $umur . " tahun.";
?>

(Catatan: Tanda Titik . di dalam perintah echo berfungsi sebagai “Lem” untuk menyambungkan antara teks biasa dengan isi variabel).

Sekarang mari buka browser Anda dan akses http://localhost/belajar_php/variabel.php untuk melihat hasilnya.

Jika nama file bukan index.php, maka Anda harus mengetikkan nama file tersebut di URL browser. Jika nama filenya index.php, maka Anda cukup mengetikkan http://localhost/belajar_php/.

2️⃣ Tipe Data Dasar

Sama seperti MySQL, PHP juga membedakan tipe barang bawaannya.

A. String (Teks) Apapun yang diapit oleh tanda Kutip Ganda ("...") atau Kutip Tunggal ('...') akan dianggap sebagai rentetan huruf statis (String), walaupun isinya adalah angka! $nomor_hp = "0812345678"; (Ini dianggap teks, tidak bisa dihitung matematika).

B. Integer & Float (Angka) Jika Anda ingin datanya bisa ditambah, dikurang, atau dikali, Jangan pakaikan tanda kutip! $harga_buku = 50000; (Integer / Angka Bulat). $berat_badan = 65.5; (Float / Angka Desimal. Gunakan titik, bukan koma!).

C. Boolean (Ya / Tidak) Tipe data ini sangat unik karena hanya memiliki 2 nilai di dunia ini: true (Benar) atau false (Salah). Sangat penting untuk menentukan logika syarat nanti (Apakah orang ini sudah bayar? true/false). $sudah_lulus = true;

Untuk penerapan tipe data, mari buat file baru tipe-data.php di dalam folder htdocs/belajar_php dengan isi sebagai berikut:

<?php
  $nama = "Budi Santoso";
  $umur = 25;
  $harga_buku = 50000;
  $berat_badan = 65.5;
  $sudah_lulus = true;

  echo "Halo, nama saya " . $nama . ". Umur saya " . $umur . " tahun. Harga buku saya " . $harga_buku . ". Berat badan saya " . $berat_badan . ". Saya sudah lulus " . $sudah_lulus . ". Saya punya 2 buku, jadi total harga buku saya " . $harga_buku * 2 . ".";
?>

Mari lihat hasilnya di browser dengan mengakses http://localhost/belajar_php/tipe-data.php.

3️⃣ Array (Laci Bersusun)

Bagaimana jika kita ingin menyimpan nama 3 orang siswa? Apakah kita harus membuat variabel satu-satu seperti ini: $siswa1 = "Budi"; $siswa2 = "Siti"; $siswa3 = "Andi"; Tentu ini akan sangat merepotkan jika jumlah siswanya ada 100 orang!

Di sinilah Array berperan. Array adalah “Satu Kardus Raksasa” yang di dalamnya terdapat banyak sekat ruangan yang diberi nomor indeks (nomor urut).

Untuk membuat Array, mari buat file baru array.php di dalam folder htdocs/belajar_php dengan isi sebagai berikut:

<?php
  // Menggunakan tanda kurung siku [] untuk membuat Array
  $daftar_siswa = ["Budi", "Siti", "Andi", "Joko"];

  // Cara memanggil nama "Siti"
  // INGAT! Di dunia koding, nomor urut selalu dimulai dari angka NOL (0)!
  echo $daftar_siswa[1]; 
?>

Jika Anda memanggil $daftar_siswa[1], layar akan mencetak nama Siti, karena Budi menempati ruang nomor 0.

Array dimulai dari indeks 0, bukan 1. Ini adalah hal yang perlu diingat saat menggunakan Array.

Untuk mengetes di browser, akses http://localhost/belajar_php/array.php.

4️⃣ Array Asosiatif (Laci dengan Label Nama)

Menghafal nomor urut ruangan (0, 1, 2) kadang memusingkan. Kita bisa mengganti nomor urut tersebut menjadi sebuah Label String yang mudah dibaca manusia. Ini disebut Array Asosiatif.

Mari buat file array-asosiatif.php di dalam folder htdocs/belajar_php dengan isi sebagai berikut:

<?php
  // Membuat struktur profil pengguna yang utuh
  $profil_user = [
      "nama" => "Heru Iryanto",
      "umur" => 30,
      "kota" => "Jakarta"
  ];

  // Cara memanggil isinya jauh lebih logis!
  echo "Halo, saya " . $profil_user["nama"] . " dari " . $profil_user["kota"];
?>

Silahkan buka browser dan akses http://localhost/belajar_php/array-asosiatif.php untuk melihat hasilnya.

🗽 Kesimpulan

Pemahaman tentang kardus (Variabel) dan laci bersusun (Array) ini sangatlah absolut. Nanti, ketika Anda menarik data ratusan buku dari MySQL, wujud data yang dikeluarkan oleh MySQL tersebut saat sampai di pangkuan PHP adalah dalam bentuk Array Asosiatif!

Dengan memiliki isi memori, program kita kini memiliki data untuk dipikirkan. Mari kita ajari mesin PHP kita bagaimana cara mengambil keputusan logis secara mandiri di materi Logika dan Perulangan.