Belajar Database MySQL #4: Operasi Insert dan Select (Simpan & Tampil)

Heru Iryanto
Heru Iryanto
Teacher, Content Creator and Full-Stack Developer

Tabel kita masih kosong melompong. Memang, di phpMyAdmin terdapat menu “Insert” di bagian atas di mana Anda bisa mengeklik kotak isian dan mengetikkan judul buku, lalu menekan tombol Go.

JANGAN LAKUKAN ITU! Jika Anda terbiasa menggunakan menu grafis (GUI) tersebut, Anda tidak akan bisa melakukan apa-apa saat berhadapan dengan bahasa PHP nanti (Karena PHP berkomunikasi dengan MySQL murni lewat bahasa teks SQL).

Mulai sekarang, kita akan menggunakan menu tab SQL yang ada di phpMyAdmin. Pastikan Anda sedang mengklik tabel tabel_buku, lalu klik tab SQL di sebelah atas. Sebuah kotak putih besar menanti ketikan Anda!

1️⃣ INSERT INTO: Memasukkan Data Pertama (CREATE)

Untuk menyimpan sebaris data baru, rumusnya adalah: INSERT INTO nama_tabel (kolom1, kolom2, ...) VALUES (nilai1, nilai2, ...);

Mari kita masukkan buku Harry Potter ke dalam tabel kita! Ketikkan kode ini di kotak SQL, lalu tekan tombol Go (Di kanan bawah layar):

INSERT INTO tabel_buku (judul_buku, nama_penulis, tahun_terbit) 
VALUES ('Harry Potter dan Batu Bertuah', 'J.K. Rowling', 1997);

Penjelasan Penting:

  1. Mengapa id_buku tidak ikut ditulis? Karena di materi sebelumnya, kita telah menyalakan mode santai: Auto Increment. Mesin akan otomatis memberikan angka 1 kepada Harry Potter tanpa perlu kita suruh!
  2. Kapan menggunakan Tanda Kutip Satu (’…’)? Jika tipe datanya adalah teks (VARCHAR atau TEXT), nilainya WAJIB diapit kutip tunggal. Jika tipe datanya angka (INT), JANGAN gunakan kutip (Contoh: 1997 diketik langsung tanpa kutip).
  3. Titik Koma (;): Biasakan mengakhiri setiap 1 kalimat perintah SQL dengan titik koma.

Wow, berhasil! Coba eksekusi kode di atas sekali lagi, tapi ganti nilainya menjadi: VALUES ('Laskar Pelangi', 'Andrea Hirata', 2005);

2️⃣ SELECT: Memanggil/Menampilkan Data (READ)

Laci kita kini berisi 2 buku. Bagaimana cara kita melihat/membaca daftar isinya menggunakan perintah SQL? Buka kembali tab SQL, hapus semua tulisan yang ada, dan ketik “Mantra Paling Populer di Dunia Database” ini:

SELECT * FROM tabel_buku;

atau

SELECT * FROM `tabel_buku` WHERE 1

Tekan Go.

Seketika layar akan berpindah ke bawah dan menampilkan sebuah tabel rapi! Terdapat 2 baris (Harry Potter bernomor ID 1, dan Laskar Pelangi bernomor ID 2).

Analisis Mantra:

  • SELECT: Tolong ambilkan/tampilkan.
  • * (Bintang): Tanda bintang berarti “SEMUA KOLOM”. Tolong ambilkan kolom ID, kolom Judul, kolom Penulis, dan kolom Tahun sekaligus.
  • FROM tabel_buku atau FROM `tabel_buku` : Dari laci bernama tabel_buku.
  • WHERE 1: WHERE artinya “DI MANA”. 1 adalah simbol logika TRUE (Benar). Jadi, WHERE 1 bisa diartikan: “Tampilkan baris yang kondisinya benar, sehingga pada dasarnya semua baris ditampilkan”. Ini semacam formalitas belaka, atau seperti memastikan bahwa laci yang diambil memang benar-benar ada.
  • Untuk penulisan FROM `tabel_buku` dengan menggunakan backtick (`) bertujuan untuk mengapit nama tabel yang mengandung spasi atau karakter khusus lainnya, agarMySQL tidak salah dalam menginterpretasikan perintah SQL.

3️⃣ Membatasi Tampilan Kolom (SELECT Spesifik)

Bagaimana jika Bos Anda berkata: “Tolong cetakkan daftar buku yang ada di perpus, tapi saya hanya butuh Judul dan Tahunnya saja. Saya tidak butuh tahu ID dan Penulisnya!”

Jangan gunakan tanda bintang *. Ganti bintang tersebut dengan nama kolom secara spesifik yang dipisah dengan tanda koma!

SELECT judul_buku, tahun_terbit FROM tabel_buku;

Klik Go. Ajaib! Hasil tabel yang muncul hanya memiliki 2 kolom saja, padahal di database aslinya ada 4 kolom!

🗽 Kesimpulan

Inilah siklus yang terjadi di setiap website yang Anda gunakan setiap hari:

  • Saat Anda menekan tombol “Post Tweet” di Twitter, sistem menjalankan perintah INSERT INTO ke database Twitter.
  • Saat Anda me-refresh layar Beranda Twitter (Timeline), sistem menjalankan perintah SELECT * FROM tweet untuk memunculkannya di layar Anda!

Data sudah masuk, namun manusia tempatnya salah. Bagaimana jika ternyata buku Harry Potter terbit tahun 1998, bukan 1997? Bagaimana cara mengubah isi kertas yang sudah telanjur masuk ke laci? Temukan jawabannya di materi Operasi Update dan Delete.